Review Garnier Micellar Cleansing Water

Beauties, rasanya gak perlu saya jelaskan lagi udah pada tahu kan kalau Garnier Micellar Cleansing Water atau Garnier Micellar Water sekarang hadir di Indonesia. Yippie ! Saya termasuk yang happy banget dengernya jadi sudah gak perlu susah-susah lagi beli di onlineshop.
Lucky me, pihak Garnier langsung mengirimkan Garnier Micellar Water untuk saya. Padahal sebelumnya saya sudah nyetok 3 botol, karena seneng banget waktu tahu Garnier Micellar Water masuk Indonesia.
Walau di kirimi oleh pihak Garnier saya tulis review ini jujur, karena sebelumnya memang sudah pakai. Gak tipu-tipu yah  Sist.

Pertama saya bahas tentang packaging, seperti bisa dilihat kemasan Garnier Micellar Cleansing Water berbentuk botol plastik tansparant berukuran 125ml. Yap ! yang masuk ke Indonesia hanya ukuran 125ml dan saya harap kedepannya ada ukuran besarnya. Karena jujur saja buat pemakaian pribadi 125ml hanya bertahan 2-3minggu saja. Hiks.
Karena botolnya transparant isinya langsung terlihat, bening seperti air. Garnier Micellar Cleansing Water memiliki 2 varian yaitu warna pink untuk kulit sensitif sementara yang biru Garnier Micellar Cleansing Water Pure Active untuk kulit berminyak dan berjerawat.
 Mulut botol kemasan Garnier Micellar Water berbentuk flip-top dengan segel pastik.
Dibalik kemasan Garnier Micellar Cleansing Water terdapat klaim produk, Ingredients dan masa layak pakai produk.
Klaim Garnier Micellar Cleansing Water dapat menghapus makeup, membersihkan dan menyegarkan tanpa harus dibilas. Menghapus makeup dalam sekali usap dan teksturnya ringan seperti air, diperkaya dengan Micelles yang dapat mengikat dan mengangkat kotoran dari wajah, mata dan bibir. Formulanya tidak lengket diwajah, berminyak dan tanpa parfum.

Yap, secara klaim sih saya tertarik yah untuk coba, apalagi tanpa parfum. Saya pribadi kurang suka dengan cleanser yang wanginya semerbak banget, ini cleanser woy bukan pengharum ruangan. Kzl.Zbl.Bt. 

Cara pakainya gimana? Gampang banget cukup tuang Garnier Micellar Cleansing Water keatas kapas secukupnya kemudian usapkan pada wajah untuk membersihkan makeup. Oh ya, saran saja menuangkannya jangan sampai terlalu becek, secukupnya saja. Soalnya beberapa kali saya tuang kebanyakan malah bikin wajah jadi becek dan kurang mengangkat sisa makeup jatohnya malah kaya kapas berair yang di usap ke wajah aja. Jadi pastikan tuang secukupnya.
Garnier Micellar Cleansing Water mempunyai tekstur cair dan warna yang bening seperti air, benar-benar seperti air sama sekali tidak lengket atau berbau, cuma ada rasa asin sedikit, sedikit banget sih gak menggangu.

Saya coba tes kemampuan Garnier Micellar Cleansing Water untuk menghapus makeup. Berikut ini makeup yang biasa saya gunakan diwajah. Semuanya saya mengering terlebih dahulu.

Setelah makeup kering, saya coba sekali usap dengan Garnier Micellar Cleansing Water, hasilnya beberapa noda terangkat yaitu waterproof eyeliner, lip cream, foundation dan HD Foundation Waterproof sementara sisanya hanya terangkat sedikit sekali terutama untuk makeup bibir dan mata.

Selanjutnya saya gosok-gosok dan hampir seluruh sisa makeup hilang kecuali  makeup bibir dan mascara waterproof.
Selanjutnya dengan kapas baru yang sudah diberi Garnier Micellar Cleansing Water saya kompres sebentar noda-noda yang tersisa kemudian digosok lagi dan hasilnya. Bersih !

Selain dapat memebersihkan makeup secara maksimal yang saya suka dari Garnier Micellar Water adalah rasa setelah membersihkan tidak ada rasa lengket atau berminyak, rasanya wajah justru ringan dan serasa sudah cuci muka. Bahkan beberapa kali kalau saya malas cuci muka setelah pakai Garnier Micellar Cleansing Water langsung tidur, haha. Tapi jangan ditiru karena cuci muka itu penting banget. 
Walaupun dalam satu kali usap Garnier Micellar Cleansing Water dapat menganggkat makeup tapi untuk membuat wajah benar-benar besih masih membutuhkan beberapa kapas, pokoknya kapasnya harus sampai benar-benar bersih tidak berwarna. Khusus untuk daerah mata dan bibir saya sarankan pemakaian Garnier Micellar Cleansing Water didiamkan terlebih dahulu atau di kompreskan beberapa detik baru di usap agar makeup waterproof pun terangkat. 
Beli Garnier Micellar Cleansing Water atau Garnier Cleansing Water diamana? Di Guardian dan toko kosmetik besar sudah banyak kok, di supermarket pun sudah ada. Harganya sekitar 30ribu. 



XOXO



Review Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek - Sally & The Clique - LIVV

Beauties, belakangan ini saya lagi agak males pegang blog. Entahlah semua pekerjaan yang menyenangkan sekalipun ada titik jenuhnya ternyata. --"
Pokoknya selama saya ngerasa jenuh saya banyakin belanja lipstick. Hasilnya bulan September lalu saya beli beberapa lipstick lokal salah satunya Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek.
Rollover Reaction adalah salah satu brand baru yang hadir di dunia per-makeupan Indonesia. Brand lokal yang sampai saya membuat postingan ini mereka hanya mengeluarkan lip cream. Awalnya mereka punya 5 shade yaitu: Lucy, Lizzy, Sally, Prudence dan Saddie disusul dengan keluarnya limmited edition yaitu shade Maxwell dan yang paling beru sekarang mereka mengeluarkan The Clique Series yang terdiri dari 3 shade: Umma, Livv, Moss yang terinspiradi oleh gaya-gaya 90an.

Warnanya pun lebih menonjolkan warna coklat dan merah. Mungkin ini semacam angin segar untuk dunia per-lipstickan yang bekalangan di dominasi mauve pink.

Dari semua warna yang saya sebutkan diatas saya punya 2 shade Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek yaitu shade Sally dan shade LIVV dari seri The Qlique.
Oh ya, sebelum pembahasan lebih jauh  Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek adalah lip cream yang juga dapat difungsikan sebagai blush, maka dari itu untuk seri pertama warnanya cenderung lebih kalem dan pucat nah, untuk seri lain seperti The Clique selain dapat digunakan untuk bibir dan blush juga daat digunakan sebagai eyeshadow karena warnanya lebih didominasi coklat. Tapi pada postingan kali ini saya hanya menggunakan semuanya dibibir saja sebagai lip cream.


Pertama saya bahas tentang kemasan, Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek datang dengan kemasan dus. Dusnya minimalis dengan logo RR atau Rollover Reaction berwarna gold. Warna tiap dus mengikuti warna shade tiap lip cream didalamnya. Kemasannya sih simple yah, ada nama shade-nya juga pada dusnya jadi gak akan tertukar kalau buru-buru ambil.


Pada sisi lain dus Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek terdapat keterangan Ingredients, produksi dan nomor registrasi BPOM serta Netto lip creamnya sendiri yaitu 5.5grm

Dari dus, kita beralih ke packaging lip creamnya. Seperti terlihat bentuk Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek adalah kotak dengan kemasan plastik tebal matte seperti kaca. Isinya pun langsung terlihat dari kemasannya. Tutupnya berwarna hitam dan ada tulisan Rollover Reaction pada bagian depan kemasan. Menurut saya kemasannya bagus sih terlihat mahal dan elegan, tapi agak berat untuk ukuran sebuah lip cream.

Dibagian belakang packaging lip cream terdapat  masa kadaluarsanya juga.
Sedangkan dibagian bawah Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek terdapat nama shade tiap lip creamnya. Standar sih yah soal kemasan. 

Lanjut lagi tentang aplikator, aplikatornya juga biasa saja. Seperti kebanyakan lip cream yang aplikatornya menempel pada tutup dan berbentuk agak angled untuk memudahkan pengaplikasian lip cream di sudut dan garis bibir. 
Tekstur Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek tidak terlalu cair lebih ke mousse jadi agak kental. Aromanya seperti wangi mentega yang di lelehkan bukan aroma manis kue seperti kebanyak lip cream. 
Nah, ini adalah swatch Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek shade Sally dan LIVV dikulit saya. 

Di saya shade LIVV warnanya coklat dengan sedikit orange, atau burnt orange. Warnanya cocok dan masuk di semua jenis warna kulit dan tentunya warna sepanjang masa karena tidak musim-musiman. Karena Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek LIVV adalah salah satu seri The Clique maka memang warnanya agak 90an yang tetap bisa banget digunakan sampai sekarang.
 
Selanjutnya shade Sally, warnana nude pink pucat. Dikuli saya warna ini gak terlalu cocok karena bikin kaya orang sakit. lebih cocok untuk yang berkulit fair, secara kulit saya gak putih.Jadi karena terlalu pucat dim bibir saya biasanya saya pakai untuk bikin gradient lips 
Menurut saya pigmentasinya bagus sih Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek LIVV maupun Sally padahal Sally adalah warna terang, walaupun memang khusus buat shade Sally dibagian dalam bibir lebih terlihat menggumpal karena warnanya memang pucat sekali untuk saya. Kalau shade LIVV saya naksir banget, warna coklatnya bikin kulit terlihat segar dan cerah.

 
Karena Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek memang tidak di khususkan untuk  bibir saja tapi juga untuk blush dan eyeshadow maka Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek tidak cepat mengering, saya malah merasanya gak totally matte. Masih bisa transfer dan hilang kalau dipakai makan, cuma yang saya suka adalah Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek sangat nyaman dibibir, tidak membuat bibir kering dan berasa ketarik gitu, tetap ringan juga walau dipakai seharian. Untu daya tahannya sendiri karena memang Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek tidak matte sepenuhnya hanya bertahan 4-5 jam, tapi buat saya gak jadi masalah untuk tochup apalagi kalau dipakai makan atau minum pasti pudar. Untuk harganya 119ribu beli di websitenya langsung. Jadi gimana? ada yang suka dengan Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek? Kalau saya sih suka terutama Rollover Reaction Sueded Lip and Cheek The Clique shade LIVV.^^


XOXO













September Haul #11

Sudah pertengahan Oktober dan posting September Haul baru muncul, gapapa lah yah. Suka-suka aja mau posting Haul kapanpun. Hem.
Bulan September lalu saya agak banyak belanja lip produk dan semuanya adalah merk lokal. Aseek.
Terus saya juga dapat beberapa freebies.
Yok, yok. Dimulai dari freebies yang saya dapat bulan lalu.
 Freebies pertama saya dapat dari Asmaraku, buat yang belum tahu Asmaraku itu apa, bisa baca postingan saya tentang Asmaraku.

( Baca juga: Belanja Lingerie Cantik di Asmaraku.com )

1. Natural Honey Body Lotion, aslinya ada 4 varian tapi yang satu saya kasih teman.
2. Natural Honey Body Serum, aslinya ada 2 yang satu full size seperti di foto dan satunya lagi mini size yang juga sudah saya kasih ke teman.
3. Cussons Imperial Leather Body Wash sample size
4. 2pc Mediheal Mask Sheet

Selanjutnya saya dapat beberapa produk dari Mineral Botanica, fyi mereka baru saja mengeluarkan Studio Series yang bisa dibilang profesional produk dari Mineral Botanica biasa dan tentunya punya warna-warna lipstick yang super berani banget.
1. Mineral Botanica Studio Series Eau De Parfume sample size, Mineral Botanica Studio Series mempunya 4 varian wangi eau de parfume dan saya dapat keempatnya. Yeay !
2. Mineral Botanica Ultra Pigment Matte Liquid Lipstick - Electric Blue, ini adalah liquid lipstick dari Studio Series, warnanya banyak yang out of box termasuk warna biru ini. Oh ya, selain dijadikan pemulas bibir liquid lipstck ini juga bisa dijadikan eyeshadow.
3. Mineral Botanica Studio Series HD Gloss Liquid Lipstick - Jolly Candy, ini adalah lipgloss yang luar biasa pigmentasi dan coveragenya. Nanti saya review terpisah yah.

Yap, segitu saja freebiesnya kemudian lanjut ke belanjaan yang menguras gaji bulanan dedek gemes macam saya.
1. Secret Key Starting Treatment Essence, price 130.000
Akhirnya saya balik lagi pakai STE. Harganya ternyata jauh lebih murah, dulu masih 200 ribuan kayanya tahun 2013 peratama kali pakai. Ini adalah botol keempat dari tahun 2013 waktu pertama pakai. Sempat istirahat satu tahun dan coba produk lain. Tapi akhirnya balik kesini lagi karena merasa STE itu paling cocok dikulit saya. Dulu saya sering publish STE di Sosmed sampai mantan pacar pacar saya ikutan beli. 

2. Garnier Micellar Cleansing Water, price 15.000
Ini saya beli di Lazada waktu pertamakali Garnier Micellar Cleansing Water masuk Indonesia dan diskon 50%. Aslinya saya beli 4 botol tapi 2 sudah habis and lucky me Garnier Indonesia ngirimin saya dua botol lagi bulan Oktober ini (jadi gak masuk postingan ini)

3. Nivea Makeup Clear Cleansing Water / Nivea Micellar Water, price 57.000
Iya, saya bulan kemarin lagi kalap micellar water dan sekarang numpuk parah. Tadinya beli ini buat battle sama Garnier Micellar Water dan Bioderma. Tapi nanti yah saya belum dapet mood untuk posting.

4. Mustika ratu Rose Mawar Body Scrub, price 43.000
Walaupun punya kulit wajah yang berminyak tapi kulit badan saya ini super kering, beberapa kali ganti scrub dan ternyata malah bikin kulit semakin kering setelahnya. Tapi Mustika ratu Rose Mawar Body Scrub ini justru sebaliknya bikin lembab. Makanya suka banget deh :')

5. Catrice Sun Glow Mineral Bronzer - 010 Golden Light, price 63.500
Produk ini sudah pernah saya review dan serius lah Catrice Sun Glow Mineral Bronzer bikin saya susah tidur 2 malam karena ngidam pengen punya. Setelah punya juga sama sekali gak menyesal. Recommended. 

( baca juga: Review Catrice Sun Glow Mineral Bronzer - 010 Golden Light )


6. Johonson's Baby Oil, price 9000
Beli karena iseng aja. Ih apa sih alesannya. Jadi mata saya termasuk sensitif banget sama oil-oilan untuk bersihin makeup. Selama ini selalu pakai Viva Makeup Remover tapi karena ukurannya kecil banget dan lelah cepet banget abis cuma 4 harian gitu akhirnya saya coba baby oil buat membersihkan makeup mata. So far, gak menimbulkan reaksi aneh-aneh.

7. Revlon Colorstay Foundation for Normal/Dry Skin - 180 Sand Beige, Price 135.000
Padahal kulit saya berminyak tapi entahlah pengen coba foundation yang bikin wajah glowing. Akhirnya memutuskan coba Revlon Colorstay sayangnya undertone-nya gak cocok si Revlon pink sedangkan kulit saya kuning.

8. Avione Stylish Eyeliner Pen, price 32.000
Beli karena keracunan teman, Avione ini produk Indonesia udah ada duluan sebelum Wardah EyeXpert Optimum Hi-Black Liner yang sesudah pernah saya review juga dan sekarag jadi eyeliner favorit kedua setelah Wardah. Warnanya hitam pekat dan aplikatornya juga nyaman, cocok untuk pemakaian sehari-hari karena bisa menghasilkan garis kecil dan tipis. Cuma sayangnya kena air atau keringat bleber. Hihi. Saya suka karena aplikator dan warnanya sih ketahanannya mah biasa saja.

( baca juga: Review Wardah EyeXpert Optimum Hi-Black Liner )


9. Oriflame The One Lip Sensation (shadenya lupa), price 100.000
Ini saya dapat dari kak Yonna, lupa shadenya karena udah lumayan lama. Mau lihat kemasannya malah lupa taroh juga. Hidup penuh lupa T.T

10. Maybelline Fit Me Matte Poreless - 220, price 100.000
Ini juga dapat dari ka Yonna. Akhirnya punya juga si Maybelline Fit Me sejuta Beauty Blogger ini. Haha. Sempat bingung pilih shade sih sebenernya karena takut keputihan atau kegelapan atau apalah. Tapi akhirnya di rekomendasikan sama anak-anak Female Bloggers buat pakai nomer 220 dan hasilnya, PAS. Yeay !

11. Miniso Triangle Sponge, price 50.000
Ini sebenarnya masih dari edisi titip belanjaan waku ka Utotia ke Jepang, tapi karena kelupaan pesen sponge ini jadi pengirimannya belakangan. Spongenya kecil-kecil isinya ada 16 sudah saya pakai 2 biji.

12. Random Samples dikirim bareng sama Miniso Triangle Sponge.
Selanjutnya lip products, ini semuanya lokal punya. Gak tahu lah yah, bulan kemarin saya pengen banget beli liquid lipstick banyak banget. Hasilnya segini deh.
13. Mad For Lipstick - Alpha & Lady Like, price 130.000 each 

14. Rollover Reaction Sueded - Sally & Livv, price 119.000 each

15. La Tulipe Sta Matte Lip Cream nomor 02 & 03, price 45.000 each
Sudah pernah saya review yah coba di cek Review La Tulipe Stay Matte Lip Cream 

16. LT Pro Longlasting Matte Lip Cream nomor 06, 76.000
 Sudah pernah saya review juga tapi yang nomer 05, terus saya beli lagi yang warnanya coklat nomer 06 ini.

( baca juga: Review LT Pro Longlasting Matte Lip Cream 05 )


Sudah deh, cuma segitu saja belanjaan saya bulan September lalu. Bulan Oktober ini lebih sedikit dan kebanyakan skincare *spoiler
Kalau kalian pengen saya review salah satu dari produk diatas jangan lupa tulis di kolom komentar yah.^^


XOXO




Event Report: BCA Berikan Beasiswa Untuk Mahasiswa ITB

Beauties, pada tanggal 9 November 2016 lalu saya dan beberapa teman Blogger Bandung lain diundang menghadiri acara Kuliah Umum yang diselenggarakan oleh BCA di kampus ITB. Pembicara pada kuliah umum ini adalah Jahja Setiaatmadja Presiden Direktur BCA. Sudah tidak perlu dijelaskan lagi BCA merupakan salah satu bank konvensional di Indonesia. Selain sebagai 'tempat' menyimpan uang nasabahnya termasuk saya rupanya BCA pun peduli dengan masa depan anak bangsa. Kepedulian itu terbukti salah satunya dari Kuliah umum yang bertemakan "Trend Perbankan Kedepan dan Kesiapan SDM Indonesia" sekaligus pemberian Beasiswa Bakti BCA kepada mahasiswa ITB senilai 300juta rupiah pada tahun 2016-2017 ini.

Acara dimulai pukul 9 pagi dengan agenda sambutan dari Rektor ITB yaitu Bapak Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA yang kemudian disusul dengan peresmian kerjasama BCA dan ITB. Dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolik Beasiswa Bakti BCA dari Presiden Direktur BCA kepada Rektor ITB

Setelah penyerahan secara simbolik Beasiswa Bakti BCA, masuklah pada inti dari acaranya yairu kuliah umum yang disampaikan oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dengan tema "Trend Perbankan Kedepan dan Kesiapan SDM Indonesia" 
Materi yang disampaikan sangat menarik karena disampaikan dengan bahasa yang ringan. Dimulai dari cerita masa kecil Jahja Setiaatmadja hingga sekarang beliau menjabat sebagai Presiden Direktur BCA. Semua yang beliau raih menggunakan kerja keras, cerita sederhana tersebut sangat memotivasi Mahasiswa yang mengikuti kuliah umum agar belajar dan berusaha lebih keras untuk mencapai kesuksesan.

Jahja Setiaatmadja juga bercerita tentang masa perkuliahannya yang butuh perjuangan dalam menentukan jurusan, karena memang beliau berasal dari keluarga sederhana yang segala sesuatunya harus dipertimbangkan dengan matang terutama dalam pengambilan jurusan untuk kuliah. Jahja Setiaatmadja juga memberikan dorongan untuk mahasiswa agar aktif kegiatan ekstrakulikuler dan organisasi mahasiswa agar dapat belajar tentang leadership yan terbukti sangat berguna di dunia kerja. Beliau juga mengatakan bahwa kesuskesan itu tidak ada yang instan, semua melalui proses dan kerja keras. 
Jahja Setiaatmadja juga bercerita tentang upaya BCA secara maksimal melayani masyarakat dengan berbagai program. Semuanya membutuhkan proses yang tidak sebentar hingga sekarang BCA bisa menjadi salah satu bank konvensional yang aman bagi nasabahnya. Salah satu program yang dijalankan BCA tentunya adalah Beasiswa Bakti BCA yang membuktikan bahwa BCA juga memberikan dukungan penuh untuk anak bangsa yang sedang mengejar cita-cita mereka karena seringkali yang dicita-citakan terbentur oleh faktor ekonomi. 
Materi yang disampaikan Jahja Setiaatmadja sangat lugas, jelas dan tentunya disampaikan dengan santai sehingga tidak ada jarak antara Jahja Setiaatmadja dan mahasiswa. Selanjutnya setelah Jahja Setiaatmadja selesai memberikan materi ada sesi tanya jawab. Mahasiswa dipersilahkan bertanya tentang kuliah umum yang telah disampaikan.Antusisme mahasiswa yang mengikuti kuliah umum sangat terlihat jelas disini, dengan banyaknya mahasiswa yang bertanya dan pertanyaan mereka dapat dijawab dengan jelas pula oleh Jahja Setiaatmadja. 
Setelah sesi tanya jawab sebanyak dua termin acara diakhiri dengan penyerahan  merchandise kepada para mahasiswa yang bertanya.
Setelah itu Jahja Setiaatmadja dan pihak dari BCA juga foto bersama dengan perwakilan mahasiswa penerima Beasiswa Bakti BCA 


XOXO







4 Olahraga Ringan Untuk Menurunkan Berat Badan

Beauties, saya termasuk orang yang rada gak mentingin berat badan sampai akhirnya dengan tinggi 161cm berat badan saya mencapai 78kilogram. Gila ga? Kelebihan berat badan yang saya miliki atau singkat katanya lemak numpuk parah dibagian paha dan perut. Kalau paha sih sudah gak aneh lah yah, sejak kecil paha saya memang besar. Terus semakin naik berat badan semakin besar. Sedih. Nah, kalau perut  baru-baru ini membengkak karena kebiasaan buruk makan - tidur - makan - tidur. Beh pokoknya jelek banget. Pertamanya saya gak sadar sih berat badan nambah drastis, tapi hampir setiap orang yang lama gak ketemu kemudian ketemu lagi bilangnya "sekarang makin gendut yah" langsung menusuk ke jiwa. Pacar saya pun mulai protes karena lihat perut yang mulai digelayuti lemak. Yang paling bikin saya shock adalah celana jeans ukurannya nambah cuy.  Ukurannya jadi XXL yang tadinya XL doang. Gokil.

Pokoknya badan udah melar kek emak-emak deh. Dari situ saya mulai coba segala macam diet tapi gak berhasil. Serius yah, GAK BERHASIL. Terlintas dipikiran untuk coba fitness dan sempat berjalan satu minggu selanjutnya malas. Memang melarnya badan saya disebabkan oleh pola hidup yang berubah, kalau dulu saya orangnya pemalas sekarang jadi pemalas banget. Berkat saran pacar yang super baik hati dan cerewet saya mulai merubah sedikit-demi sedikit pola hidup. Mulai berolahraga ringan yang bisa saya lakukan disekitar rumah. Intinya sih gak perlu olahraga yang ekstrim yang penting rutin dan dijadikan kebiasaan.


1. Jalan Kaki


Beuh, ini kegiatan ringan dan sepele banget. Hampir tiap hari kita jalan kaki. Dirumah mau pindah dari kamar ke ruang keluarga jalan kaki, mau ngambil barang juga jalan kaki. Pokoknya jalan kaki adalah hal sederhana yang menyehatkan tapi saya males banget jalan kaki. Alasannya sederhana, capek. Cih. Tapi sekarang saya coba untuk memperbanyak jalan kaki. Minimal beli pulsa ke warung sekitar rumah ya jalan kaki saja. Kadang kalau saya lagi rajin, suka sengaja jalan-jalan sore di taman untuk sekedar olahraga ringan. Jangan salah, jalan kaki adalah olahraga ringan dengan resiko cedera yang minim.

2. Berenang 


Berenang adalah olahraga yang saya suka karena berenang gak bikin saya bercucuran keringat dan gerah. Yaiyalah wong langsung nyebur ke air. Selain itu olahraga berenang juga gak bikin saya terlalu capek malah happy karena berasa main-main air. Berenang kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat membakar kalori 400 - 700 kalori perjam. Katanya sih berenang merupakan olahraga yang bagus untuk pengencangan otot. Berenang merupakan salah satu olahraga berat dengan resiko rendah sama seperti jalan kaki asal sebelumya pemanasan dulu. Berenang juga memperkuat dan memperbaiki kondisi tubuh kita. Lihat lah atlet renang badannya beuh mantep banget. Saya biasanya berenang minimal dua minggu sekali atau kalau lagi rajin ya seminggu sekali.

3. Bersepeda


Bersepeda menurut saya sama dengan berjalan kaki, dapat dilakukan kapanpun tapi gak di dalam rumah juga yah. Hanya untuk mobilitas diluar rumah yang gak jauh-jauh amat. Kalau lagi malas jalan kaki biasanya saya naik sepeda, lumayan sama-sama mengeluarkan keringat. Kalau hari minggu atau lagi car free day bersepeda bisa jadi pilihan juga untuk olahraga ringan karena kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat membakar 372 sampai 1100 kalori perjam. Apalagi kalau medan yang dilewati adalah pemandangan alam atau daerah-daerah yang sejuk bersepeda bisa lebih menyenangkan.

4. Berlari


Ini olahraga paling saya benci karena bisa bingin jantung pindah keperut, ngos-ngosan cuy, ditambah saya punya riwayat sakit asma otomatis nafasnya pendek dan kalau habis lari-lari rasanya dada sakit banget. Tapi banyak orang yang menyarankan untuk berlari demi paha lebih cilik. Dulu rasanya pengen nonyor orang yang nyuruh lari tapi sekarang gak sih, saya coba lari santai tiap pagi dan sore. Lari gak yang sampe ngos-ngosan banget. Penting lagi ajah dan keluar keringet, lari dari kenyataan boleh lah. Tapi kalau lari dilakukan dengan serius bisa membakar minimal 600 kalori perjam. Untuk pemula seperti saya, lari gak usah yang harus gimana-gimana. Cukup lari santai pakai sepatu olahraga sore-sore sambil pasang headphone. Dijamin gak berasa capek tapi keringet keluar.

Eh, tapi disini dedek tidak menggurui yah, hanya berbagi sajah usaha saya menggerakan badan yang sudah bertimbun lemak. Kalau hasilnya? Sejauh ini sih cuma turun 3kilo itupun dibarengi dengan pola makan yang diatur. Setidaknya badan saya gerak dan menghilangkan kebiasaan mager.



XOXO

Review Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder - 010 Golden Light

Beauties, saya bahagia banget bisa review salah satu produk Catrice. Catrice adalah brand asal Jerman yang belakangan masuk Indonesia, kalian bisa dapat produk Catrice di Guardian. Awalnya tertarik dengan Catrice Cosmetics karena selain harganya yang murah juga kualitasnya yang bagus. Salah satu produk yang kata Suhay Salim bagus dan jadi favorit dia adalah Bronzer. Nah, dari situ saya mulai cari bronzer Catrice kemudian dapat  Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder.
Catrice sendiri punya 3 macam bronzer yaitu, Catrice Sun Glow Matt Bronzing powder, Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder dan Catrice Shimmering Bronzing Powder itu aja yang saya tahu, tapi mungkin ada yang lain. Tadinya saya pengen banget Catrice Sun Glow Matt Bronzing powder tapi karena salah beli malah jadi Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder tapi gak apa-apa sih sama-sama bagus cuma bedanya kalau yang Matt Bronzing itu lebih matte hasilnya tapi kalau yang Mineal Bronzing ada glitternya dikit (dikit banget) tapi hasil akhirnya tetap matte dan ini adalah baked bronzer.

Kita bahas packaging Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder, packagingnya terbuat dari plastik yang lumayan kokoh, tutupnya transparant sehingga isi produknya terlihat. Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder tidak memiliki aplikator, jadi harus pakai brush sendiri.Shade yang saya punya ini adalah 010 Golden Light, warnanya coklat tan cool tone tapi masih masuk di under tone yellow kaya saya. Kalau biasanya bronzer ada hint kemerahannya kalau ini engga sama sekali.
Bentuknya menonjol keluar seperti kebanyakan baked product, hehe.
Dibalik kemasan Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder terdapat juga keterangan produk dan ingredients. Dalam keterangannya disebutkan bahwa Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder memberikan efek natural tan dan produk ini dapat di build coveragenya sesuai kebutuhan.
Sejauh ini Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder masih jadi bronzer yang warnanya pas di saya. Kemarin saya punya e.l.f Contour Palette yang ternyata bronzernya gak nyata sama sekali di kulit saya.

Baca juga ( Review e.l.f Contour Palette )

Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder benar-benar pas warnanya di kulit saya, kadang suka sebel kalau ada bronzer yang ada hint kemerahannya nah itu bikin muka saya dekil dan kotor tapi Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder sama sekali tidak. Warna coklatnya cantik banget.

Walaupun Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder ada sedikit shimmernya, sedikit banget malah gak kelihatan tetap finishing nya dia matte. Terus warnanya juga gak langsung jeder coklat gitu, gak intense banget tapi bisa di build up sesuai kebutuhan. Selanjutnya yang bikin saya jatuh cinta sama Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder adalah dia gak powdery, jadi kalau kita colek produknya pakai kuas gak akan banyak produk yang menggumpal jadi bubuk-bubuk yang gak keangkat sama kuas, gak ada sama sekali.

Foto diatas sebelum dan sesudah pakai Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder. Fungsi utama bronzer adalah untuk memberi kesan hangat di wajah dan membuat wajah lebih berdimensi atau bisa juga saat kita menggunakan foundation terlalu terang dibagian luar wajah ditambah sedikit bronzer agar wajah tidak terlihat putih pucat. Sekali lagi Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder warnanya pas di kulit saya yang undertone nya kuning sekalipun, haha. Gak ada kesan merah atau wajah jadi kucel. Hasek. diulang-ulang

Yang biasanya saya gak pakai apa-apa lagi diwajah bahkan blush aja engga tapi sekarang Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder ini wajib banget dipakai karena bisa banget dipakai sehari-hari. Stay powernya bagus, kena keringat gak luntur atau geser kemana-mana kecuali ditimpa pakai powder lagi. Karena puas banget sama bronzer Catrice ini saya jadi malah pengen beli highlighternya dong T.T

Oh ya, saya lupa sebut harga. Harga Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder adalah 63.500 di Guardian. Murah banget kan --"


XOXO